Archive for February, 2007

IRAQ: Subhanallah! Setelah Lewati Satu Tahun, Jasad Seorang Pejuang Diketemukan Masih Utuh!!??

Saturday, February 24th, 2007
Jumat, 23 Februari 2007

ImageMelalui korespondennya di Tal Afar, Iraq, situs Islam ‘Mufakkira el Islam’ mengetahahui bahwa, Ahad kemarin, sesosok jenazah telah diketemukan. Jenazah ini diketahui berkewarganegaraan Mesir dan sejak setahun lalu ikut menjadi mujahid di pihak kelompok perlawanan Islam (al Muqawamah al Islamiah) melawan tentara pendudukan AS.

Seperti yang dilaporkan koresponden itu dari sebuah sumber kedokteran yang tidak mau menyebutkan namanya, jasad mujahid asal Mesir ini diketemukan di tertimbun di bawah salah satu reruntuhan bangunan yang dibombardir tentara Amerika dengan roket. Sumber itu menyebutkan nama pejuang tersebut dan juga kewarganegaraannya, “Berdasarkan beberapa dokumen, orang itu bernama Muhammad Said asy Syathi, dari Shaid, Mesir, berusia 26 tahun.”

Dokter itu juga mengungkapkan, “Andaikata kami tidak mengetahui tanggal pemboman gedung itu, tentu kami berkeyakinan bahwa ia baru meninggal dunia sejak dua atau tiga hari lalu saja karena jasadnya yang masih utuh dan tidak mengalami perubahan apa pun baik seperti digerogoti ulat, bau busuk atau bengkak-bengkak.!?” Demikian seperti yang dituturkan dokter itu.!

Sementara itu, koresponden situs itu mengatakan, “Penguburan jasad jenazah mujahid asal Mesir itu telah dilakukan di pekuburan ‘Syuhada’, kota Tal Afar, Ashar Ahad kemarin. (ismo/AS)

Harian ‘Maarev’: Seruan Kepada Penduduk Arab Di Israel Agar Beriman Kepada Nabi Baru!!??

Saturday, February 24th, 2007
Sabtu, 24 Februari 2007

ImageDalam situsnya, sebuah surat kabar yang memiliki jaringan yang sangat luas dan bertiras besar menyebutkan, salah seorang tak dikenal dari negara Gabon, Afrika mengirimkan sejumlah pesan yang mengajak penduduk salah satu perkampungan Arab di Israel agar beriman kepada nabi baru bernama Amnauil.!?

Surat kabar ‘Maarev’ berbahasa Ibrani itu menyebutkan, para karyawan salah satu balai pengobatan di kampung ‘Kufr Manda’ di al Jalil telah menerima sepucuk surat yang ditulis dengan bahasa Inggeris dan berisi rincian seputar nabi baru yang diklaimnya diutus kepada umat manusia. Demikian seperti yang dilansir surat kabar itu.!?

Surat kabar itu juga mengatakan, “Pesan yang disampaikan dalam surat itu tiba di Balai Pengobatan ‘al Ikhlash’, milik sebuah gerakan Islam, yang ditujukan kepada segenap kaum Muslimin setempat. Isinya mengajak mereka agar beriman kepada al Masih saat ia turun untuk kedua kalinya.” Demikian surat kabar itu melaporkan.

Penulis surat itu mengatakan, “Aku menunggu kedatangan kalian. Aku adalah al Masih yang akan datang untuk kedua kalinya dan menyampaikan kepada kalian melalui kitab suciku yang baru. Ini aku datang menjanjikan surga bagi kalian.!?”

Surat kabar itu menyiratkan, penulis surat tersebut mengajak kaum Muslimin, “Aku tidak hanya menyerukan kalian untuk beriman saja kepadaku akan tetapi juga menyerukan agar menghentikan pembunuhan di seluruh penjuru dunia. Aku adalah al Masih an-Nashiri yang kembali untuk kesekian kalinya.!?”

Surat kabar itu juga menukil ucapan salah seorang dokter di balai pengobatan itu, bahwa penulis surat itu ternyata seorang yang mengalami sakit jiwa. Ia memprovokasi orang agar membenci al-Quran dan Islam. Ia menggunakan pengakuannya itu untuk merealisasikan kepentingan busuknya.!!??

Sebelumnya, surat kabar ‘Maarev’ itu telah mengungkap, penduduk kota Umm al Fahm, sebelah utara Israel yang dihuni mayoritas Muslim dari kawasan Arab 1948 menghadapi propaganda kristenisasi terorganisir dari sebuah kelompok Kristen.

Surat kabar itu mengatakan dalam situsnya, penduduk kota Umm al Fahm telah menerima sejumlah selebaran yang mengingatkan mereka agar berhati-hati terhadap para misionaris Kristen yang berlalu lalang di jalan-jalan raya kota itu dengan tujuan mengkristenkan penduduk yang mayoritasnya beragama Islam di sana.! (ismo/AH)

Melawan Sikap Pemerintah yang Melarang Cadar

Saturday, February 24th, 2007
Sabtu, 24 Februari 2007

ImagePegawai Departemen Agama (Depag) tingkat daerah Mesir menolak perintah Menteri Agama untuk mengusir Murshidat, mubalighah (juru dakwah wanita) yang memakai niqab (menutupi seluruh wajah) di  masjid dan memberinya sanksi administratif. Tujuan dari tindakan ini, menurut surat kabar Al-Masri al-Yaum, adalah untuk mencegah merebaknya pemahaman Islam yang terlalu ketat.

"Bagaimana mungkin kami bisa menghentikan para mubalighah yang sedang ceramah menjalankan tugasnya dan menghukum mereka karena ketakwaannya, menurut apa yang diyakini dari Al-Qur’an?" salah satu pegawai masjid menuturkan pada surat kabar.

"Menteri itu ngomongnya kontradiksi," kata yang lain. "Pertama ia memuji perempuan yang mengumbar aurat. Tapi kemudian ia mengusir perempuan yang memakai niqab di dalam Masjid."

Beberapa bulan terakhir ini, menteri Mohammed Hamdi Zaqzouq, berada di tengah kontroversi akibat komentarnya tentang niqab –kain penutup wajah hingga pundak yang hanya kedua mata (cadar)—dengan menyebut pakaian tersebut hanyalah tradisional bukan perintah agama. Bahkan dengan terang-terangan, sang Menteri melarang pemakaian niqab di Masjid.

Sementara itu, ulama Mesir yang juga pemimpin Al-Azhar, Dr. Muhammad Sayyed Tantawi, menegaskan, bahwa "pemakaian niqab masuk dalam kategori kebebasan individu."

"Di dalam Al-Azhar, tidak ada pelarangan memakai niqab, hal ini adalah pilihan individu dan tak ada seorang pun yang bisa melarangnya."

Sebabagaimana diketahui, pemilihan pimpinan spiritual dari kalangan perempuan adalah hal baru bagi Mesir. Murshidat dibentuk pertama kali pada November lalu.

Tugas-tugas Murshidat ini termasuk memberi nasehat pada kaum Mukminin tentang kejadian sehari-hari, khususnya topik tentang perempuan, sex, keluarga dan juga mengambil peran sebagai imam di kalangan perempuan di Masjid.  [aki/ria/cha/hidayatullah]